Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Teh Poci "Rizky"



Warung ini bermula dari penjualan teh poci yang dilakukan di tepi Jalan Kapten Pierre Tendean, Kuala Kapuas. Saat ini tempat ini sudah menjual berbagai macam makanan diantaranya:

  • Aneka Nugget
  • Burger
  • Kentang Goreng
  • Pizza
  • Pentol Urat Hot
  • Tela-tela
Sedangkan aneka minuman yang tersedia adalah:
  • Teh Rasa Leci
  • Teh Rasa Chocopandan
  • Teh Rasa Melon
  • Teh Rasa Blackcurrant 
  • Teh Rasa Mangga
  • Teh Rasa Anggur
  • Teh Rasa Sirsak
  • Teh Rasa Ekstra Jos
  • Teh Rasa Jambu
Warung ini dapat dihubungi pada nomor HP 0852-5175-0016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"