Panduan Lengkap Operasi Katarak: Sebelum, Selama, dan Sesudahnya

Gambar
  Di masa kuno, orang Mesir kuno menggunakan teknik bedah yang dikenal sebagai "couching," di mana jarum tajam digunakan untuk menggeser lensa yang keruh keluar dari bidang pandang dan masuk ke dalam rongga vitreus di bagian belakang mata. Kemudian, orang Romawi menggunakan metode yang disebut "needling" untuk memotong katarak menjadi potongan-potongan kecil yang cukup kecil untuk diserap kembali. Meskipun kedua prosedur tersebut dapat meningkatkan penglihatan, mereka tidak dapat menyediakan penglihatan yang sepenuhnya jernih karena tidak menggantikan lensa. Terobosan tersebut tidak datang sampai tahun 1940-an, ketika ahli oftalmologi Inggris, Harold Ridley, menemukan lensa intraokular. Berbeda dengan operasi di zaman kuno, operasi katarak saat ini menggunakan sayatan kecil dan sedotan untuk mengeluarkan lensa yang keruh, dan kemudian menggantinya dengan lensa plastik buatan. Ekstraksi lensa dilakukan menggunakan salah satu dari dua prosedur: phacoemulsification ata

Visi dan Misi Sugianto Sabran - Habib H. Said Ismail


Visi dan Misi saat kampanye

VISI
Kalteng Maju, Mandiri dan Adil untuk Kesejahteraan Segenap Masyarakat Menuju Kalteng Berkah (Bermartabat, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis)

MISI

Pemantapan Tata Ruang Wilayah

  • Membangun wilayah berbasis zona pengembangan sesuai dengan lokal masing-masing wilayah
  • Mengintegrasikan peran serta perguruan tinggi, masyarakat lokal dan sektor swasta dalam pembangunan tata wilayah
  • Mempercepat proyek normalisasi kondisi DAS/DAK di wilayah Kabupaten/Kota yang memiliki sungai.
  • Mempertimbangkan fungsi sungai sebagai pusat transportasi alternatif, aset wisata, sumber pengairan, pertanian dan lumbung perikanan
Pengelolaan Infrastruktur
  • Jalan dan Jembatan
  • Jalan Kereta Api
  • Pelabuhan Udara
  • Pelabuhan Laut, Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan
  • Kelistrikan
Pengelolaan Sumber Daya Air, Pesisir dan Pantai
  • Pengembangan sistem jaringan pengelolaan sumber daya air: wilayah sungai, danau, daerah irigasi, daerah rawa dan daerah tambak, sekaligus pengamanan pantai, Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPAM), pengendalian banjir dan longsoran tebing dan lainnya.
  • Fasilitas sarana dan prasarana, akses permodalan dan pasar teknologi nelayan.
  • Stasiun pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk nelayan
Pengendalian Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Penanggulangan Kemiskinan
  • Pengendalian inflasi
  • Pertumbuhan ekonomi
  • Penanggulangan kemiskinan
Peningkatan Perekonomian Masyarakat Menuju Kalteng Berkah
  • Membuka lapangan kerja dan kesempatan berkarya, baik di instansi pemerintah maupun swasta
  • Menurunkan harga kebutuhan bahan pokok (pangan, sandang, dan perumahan)
  • Gerakan fasilitator desa yang berbasis pengembangan ekonomi karyatif pada lokal-lokal tertentu atau komunitas-komunitas tertentu.
  • Gerakan sejuta paket bibit pertanian, peternakan, perkebunan, dan bibit tanaman hutan.
  • Mendukung dan mempercepat izin usaha ekonomi menengah ke bawah
  • Penguatan berbagai produk lokal salah satunya dengan mengusung program "cinta produk lokal"
Tata Kelola Pemerintahan
  • Mempersiapkan SDM Aparatur Pelaksana Pemerintahan yang Profesional dan Antikorupsi
  • Penempatan personalia berdasarkan kapasitas dan kompetensinya.
  • Mendukung pemekaran wilayah sesuai ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.
Pendidikan, Kesehatan dan Sosial Budaya

Pendidikan
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan
  • Mengoptimalkan manajemen pendidikan dengan akhir kelulusan yang memiliki daya saing tinggi
  • Peningkatan kualitas dosen / guru pada semua jenjang pendidikan
  • Pengiriman mahasiswa berprestasi ke luar negeri
  • Revitalisasi kegiatan olahraga, seni budaya dan pembinaan generasi muda
Kesehatan
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana termasuk peningkatan kualifikasi rumah sakit yang ada di Kalteng
  • Peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pemberantasan narkoba
  • Peningkatan kualitas dokter dan paramedis
Sosial Budaya
  • Harmonisasi kehidupan sosial masyarakat
  • Memantapkan keberadaan masyarakat adat Dayak dan kearifan lokal dalam filosofi Huma Betang.
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana serta tujuan wisata di Kalteng
  • Pengembangan objek-objek pariwisata
  • Membuka pendidikan kepariwisataan untuk penyediaan tenaga pelayanan kepariwisataan
Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam
  • Pelaksanaan legislasi kepemilikan lahan melalui sertifikasi lahan bagi kelompok tana DAyak Misik
  • Pengelolaan pengendalian kebakaran hutan secara sistematis
  • Pengelolaan SDA secara berhati-hati dan berkelanjutan
  • Melakukan reboisasi dan rehabilitasi lahan dan hutan
  • Penyediaan lahan yang cukup untuk pertanian tanaman pangan
  • Rehabilitasi dan revitalisasi kawasan pengembangan lahan gambut 1 juta hektar
Pengelolaan Pendapatan
  • Mendorong dan mengupayakan kerja sama dengan pihak perguruan tinggi negeri dan swasta untuk menciptakan sumber-sumber pendapatan daerah
  • Mengupayakan peningkatan volume APBD setiap tahunnya
  • Peningkatan kompetensi SDM pengelola
  • Melibat Perusahaan Daerah dalam pengelolahan proyek-proyek strategis.
Sumber: Kalteng Pos 26 Mei 2016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan