Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Visi dan Misi Sugianto Sabran - Habib H. Said Ismail


Visi dan Misi saat kampanye

VISI
Kalteng Maju, Mandiri dan Adil untuk Kesejahteraan Segenap Masyarakat Menuju Kalteng Berkah (Bermartabat, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis)

MISI

Pemantapan Tata Ruang Wilayah

  • Membangun wilayah berbasis zona pengembangan sesuai dengan lokal masing-masing wilayah
  • Mengintegrasikan peran serta perguruan tinggi, masyarakat lokal dan sektor swasta dalam pembangunan tata wilayah
  • Mempercepat proyek normalisasi kondisi DAS/DAK di wilayah Kabupaten/Kota yang memiliki sungai.
  • Mempertimbangkan fungsi sungai sebagai pusat transportasi alternatif, aset wisata, sumber pengairan, pertanian dan lumbung perikanan
Pengelolaan Infrastruktur
  • Jalan dan Jembatan
  • Jalan Kereta Api
  • Pelabuhan Udara
  • Pelabuhan Laut, Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan
  • Kelistrikan
Pengelolaan Sumber Daya Air, Pesisir dan Pantai
  • Pengembangan sistem jaringan pengelolaan sumber daya air: wilayah sungai, danau, daerah irigasi, daerah rawa dan daerah tambak, sekaligus pengamanan pantai, Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPAM), pengendalian banjir dan longsoran tebing dan lainnya.
  • Fasilitas sarana dan prasarana, akses permodalan dan pasar teknologi nelayan.
  • Stasiun pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk nelayan
Pengendalian Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Penanggulangan Kemiskinan
  • Pengendalian inflasi
  • Pertumbuhan ekonomi
  • Penanggulangan kemiskinan
Peningkatan Perekonomian Masyarakat Menuju Kalteng Berkah
  • Membuka lapangan kerja dan kesempatan berkarya, baik di instansi pemerintah maupun swasta
  • Menurunkan harga kebutuhan bahan pokok (pangan, sandang, dan perumahan)
  • Gerakan fasilitator desa yang berbasis pengembangan ekonomi karyatif pada lokal-lokal tertentu atau komunitas-komunitas tertentu.
  • Gerakan sejuta paket bibit pertanian, peternakan, perkebunan, dan bibit tanaman hutan.
  • Mendukung dan mempercepat izin usaha ekonomi menengah ke bawah
  • Penguatan berbagai produk lokal salah satunya dengan mengusung program "cinta produk lokal"
Tata Kelola Pemerintahan
  • Mempersiapkan SDM Aparatur Pelaksana Pemerintahan yang Profesional dan Antikorupsi
  • Penempatan personalia berdasarkan kapasitas dan kompetensinya.
  • Mendukung pemekaran wilayah sesuai ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.
Pendidikan, Kesehatan dan Sosial Budaya

Pendidikan
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan
  • Mengoptimalkan manajemen pendidikan dengan akhir kelulusan yang memiliki daya saing tinggi
  • Peningkatan kualitas dosen / guru pada semua jenjang pendidikan
  • Pengiriman mahasiswa berprestasi ke luar negeri
  • Revitalisasi kegiatan olahraga, seni budaya dan pembinaan generasi muda
Kesehatan
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana termasuk peningkatan kualifikasi rumah sakit yang ada di Kalteng
  • Peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pemberantasan narkoba
  • Peningkatan kualitas dokter dan paramedis
Sosial Budaya
  • Harmonisasi kehidupan sosial masyarakat
  • Memantapkan keberadaan masyarakat adat Dayak dan kearifan lokal dalam filosofi Huma Betang.
  • Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana serta tujuan wisata di Kalteng
  • Pengembangan objek-objek pariwisata
  • Membuka pendidikan kepariwisataan untuk penyediaan tenaga pelayanan kepariwisataan
Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam
  • Pelaksanaan legislasi kepemilikan lahan melalui sertifikasi lahan bagi kelompok tana DAyak Misik
  • Pengelolaan pengendalian kebakaran hutan secara sistematis
  • Pengelolaan SDA secara berhati-hati dan berkelanjutan
  • Melakukan reboisasi dan rehabilitasi lahan dan hutan
  • Penyediaan lahan yang cukup untuk pertanian tanaman pangan
  • Rehabilitasi dan revitalisasi kawasan pengembangan lahan gambut 1 juta hektar
Pengelolaan Pendapatan
  • Mendorong dan mengupayakan kerja sama dengan pihak perguruan tinggi negeri dan swasta untuk menciptakan sumber-sumber pendapatan daerah
  • Mengupayakan peningkatan volume APBD setiap tahunnya
  • Peningkatan kompetensi SDM pengelola
  • Melibat Perusahaan Daerah dalam pengelolahan proyek-proyek strategis.
Sumber: Kalteng Pos 26 Mei 2016


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"