The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Lomba Memancing di Sungai meriahkan HUT RI ke 71



Berbagai macam kegiatan dilaksanakan di Kuala Kapuas dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 71 tahun 2016 ini, salah satunya seperti yang dilaksanakan warga RT. 11 dan RT. 12 Jalan Jawa Kelurahan Selat Utara Kecamatan Selat, dimana tahun ini mereka mengadakan Lomba Memancing yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 20 Agustus 2016 mulai pukul 14.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi unik karena lokasi tempat memancing berada di pinggiran Jalan Sulawesi yang merupakan aliran Sungai Batang dan pemenang akan ditentukan berdasarkan hasil timbangan terberat dari seluruh ikan yang berhasil didapatkan. Peserta lomba terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak serta anak-anak.warga kedua RT tersebut dengan jumlah peserta seluruhnya berjumlah 70 orang.

Adapun hasil akhir dari kegiatan Lomba Memancing ini Juara Pertama dimenangkan oleh Harrywan Bahan yang juga kebetulan merupakan Ketua RT. 11 Jalan Jawa, Juara Dua didapatkan oleh Muhammad Yusuf, Juara Ketiga Muhammad, Juara Keempat dimenangkan Karman. Pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa bingkisan dan uang tunai.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas