Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Minum obat pencegah penyakit kaki gajah (koleksi foto)

Menteri kesehatan minum obat di Kuala Kurun
Camat Pulau Petak (tengah) minum obat
Minum obat bersama di Puskesmas Barimba
Minum obat bersama di Puskesmas Pujon
Minum obat bersama di Kecamatan Dadahup
Pada hari Senin, 3 Oktober 2016 berbagai tempat di Kabupaten Kapuas menyelenggarakan pencanangan Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) dengan jalan sama-sama meminum obat untuk mencegah penyakit kaki gajah. Pencanangan nasional dilakukan di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah yang dihadiri oleh menteri kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)