Bakti Sosial Kesehatan Meriahkan HUT RI ke-81 di Desa Saka Batur

Gambar
    KAPUAS HILIR – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 diwujudkan dalam bentuk nyata melalui kegiatan Bakti Sosial Kecamatan Kapuas Hilir bersama UPT Puskesmas Barimba. Kegiatan yang berlangsung di Desa Saka Batur ini mendapat dukungan penuh dari berbagai organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Kapuas, meliputi IDI, PDGI, IAI, IBI, PPNI, PTGMI, PERSAGI, hingga PATELKI. Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Semangat Kemerdekaan Melayani Untuk Indonesia Sehat”, sebagai bukti pengabdian tenaga kesehatan bagi masyarakat.   Kegiatan bakti sosial ini berjalan sangat antusias dengan melayani total 96 warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Selain itu, tim medis juga melaksanakan khitanan massal bagi 10 anak warga setempat. Berbagai layanan kesehatan disiapkan secara lengkap mulai dari pemeriksaan fisik, konsultasi medis, pemberian obat-obatan, hingga tindakan medis dasar yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap warga yang hadir.   Ac...

Rumah sakit "dibanjiri" pasien keracunan makanan

Pada hari Sabtu, 26 November 2016, instalasi gawat darurat RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas "dibanjiri" oleh penderita keracunan makanan. Sampai tengah malam, sebanyak 36 pasien yang masuk ke IGD dengan gejala yang sama yaitu sakit perut, mual, dan muntah. Sebagian besar pasien berasal dari Panti Asuhan Budi Sejahtera yang terletak di jalan Jawa, Kuala Kapuas. Selain itu juga ada pasien yang berasal dari sekitar panti asuhan. Keracunan makanan ini terjadi setelah para pasien mengkonsumsi makanan kotak yang disumbangkan kepada panti asuhan tersebut.

Mengingat keterbatasan dari instalasi gawat darurat dalam menampung pasien, sebagian pasien ada yang ditempatkan di lorong dan lantai. Mengingat tidak semua pasien memerlukan perawatan gawat darurat dan tidak semua pasien memerlukan perawatan, mereka yang sudah stabil dipulangkan ke rumah.

Berbagai profesi di rumah sakit, bekerja sama untuk membantu para pasien, ada mengambilkan obat dan cairan di instalasi farmasi, ada juga yang menyediakan selimut atau kain pembungkus badan pasien agar tidak kedinginan. Pelayanan pasien diberikan secara gratis karena ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Momen seperti ini selalu menarik perhatian dari pihak petinggi daerah. Hal ini terbukti dari banyaknya kunjungan yang diterima oleh pasien, mulai dari kunjungan Kapolres, anggota DPRD, Bupati dan Wakil Bupati Kapuas.

Syukurnya malam ini, pasien selain korban keracunan makanan tidak terlalu banyak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)