Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

Tidak memarahi anak yang bermain di masjid

Peserta ibu-ibu
Pada hari Senin, 12 Desember 2016 bertempat di Mushola Al Hikmah, Desa Palingkau Jaya (Palingkau SP1), Kecamatan Kapuas Murung, dilaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam kegiatan penceramah menjelaskan bahwa Rasulullah sudah memerintahkan kita untuk mengajarkan anak shalat sejak umur 7 tahun dan memukulnya bila umur 10 tahun tidak shalat. Jadi kita mengajak anak untuk shalat sebanyak 5.475 kali dalam tiga tahun tersebut.
Peserta bapak-bapak
Rasulullah membuat asosialisi positif bagi anak-anak yang shalat berjama'ah di masjid berupa usapan di pipi, usapan di kening sebagai bentuk kasih sayang. Selain itu beliau juga mendo'akan anak-anak yang membantu menyiapkan wudhu' beliau. Bahkan Rasulullah mengizinkan Abdullah bin Abbas untuk shalat malam bersama dengan beliau di rumahnya.

Penceramah juga mengajak kepada pada orang tua untuk tidak cepat memarahi anak yang suka bermain di masjid dengan mencontohkan bagaimana Rasulullah membiarkan Hasan dan Husain bermain di punggungnya ketika beliau sedang mengimami shalat. Kemudian bagaimana Rasulullah bersikap baik kepada orang Badui yang kencing di masjid. Anak-anak kita kan tidak kencing di masjid.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas