Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Hujan dini hari akibatkan genangan air di beberapa tempat

Genangan air di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas
Pada hari Rabu, 25 Januari 2017 dini hari, hujan turun dengan derasnya selama beberapa jam. Hal ini mengakibatkan munculnya beberapa genangan di beberapa tempat di Kabupaten Kapuas. Yang jelas, halaman rumah yang rendah, akan segera terisi air. Kemudian tempat-tempat dengan saluran pembuangan ke sungai yang tidak lancar akan tergenang air. Menurut keterangan pemilik laundry, banyak masyarakat yang melaporkan bahwa rumah mereka tergenang air akibat hujan dini hari ini.
Genangan air di Jalan Kolonel Sugiono
Di Pondok Al-Amin Kapuas yang terletak di Desa Anjir Palambang, Pulau Petak, air menggenangi halaman pondok, sehingga para santri yang ingin mengakses kelas yang bawahnya terendama air harus melepaskan alas kaki.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)