Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia (ASA)

ASA, menggiling, mengasah; akan mengasah; fokus. Toh paham kanjihi pisau, ombet asae, sekarang pisau sangat tajam, cukup diasah. - Tepa kea menteng aso te, paham asae, akhirnya berani juga anjing ini, sangat terasah. Tepa kea ie masawa awi paham asae, akhirnya dia menikah karena sudah terus-menerus diasah, = setelah meminta kemana-mana, dipaksakan. - Masa, hasa dengan, mengasah. Masa arepe dengan olo, dipaksakan dengan seseorang. - Haasaasa, sering, lama menggiling. - Taraasa,  akan bisa diasah. - Paasa, pamasa, yang menggiling segalanya; arepe, yang selalu menyerang. - Kasa, saling menggesek (dari 2, barang yang sama, besi dengan besi, kayu dengan kayu, batu dengan batu, batu kasar, yang membuatnya menjadi batu giling yang halus;). - Hakasa, bergesekan (seperti angin menggoyangkan pohon.) - Mangasa, hakasa dengan, bergesekan, mengasah (pisau) - Asaasa, mengganggu, mendesak, terus-menerus. Asaasa ie blaku pakanan intu aku, dia terus menerus dan mendesak meminta saya untuk memberinya makan.

Sumber: 
Hardeland, A. (1859) Dajacksch-Deutsches Wörterbuch, Amsterdam: Frederik Muller Amsterdam (on behalf and for cost of Nederland Bijbel Genootschap)
 

Komentar

  1. Balasan
    1. Yang ada:
      pakara = perkara
      arep = diri-sendiri, pribadi

      Hapus
    2. Apa artinya ini"Kirang ampi netek aka Selak ah te Mun ampi nanjaru dgn manipu apa"

      Hapus
  2. Apa artinya
    Palus lembut atuh terharu

    BalasHapus
    Balasan
    1. palus = langsung, terus, masuk, segera, sampai, hingga, habis, silakan, lalu
      lembut = muncul; berbuah (tt padi)
      atuh = atoh = atur
      terharu = ?

      Hapus
  3. "tanah liat" bahasa dayak ngajunya apa pak?

    BalasHapus
  4. "Tanah liat" apa bahasa dayaknya pak?

    BalasHapus
  5. Bang apa artinya Ela mahera ih nasib,
    Ah jadi kutub😓

    BalasHapus
    Balasan
    1. ela = jangan
      mahera = menutuh; memangkas
      ih = saja; lah
      ah = ?
      jadi = jadi; sudah; selesai
      kutub ? adanya kutup = pulan; magel (tt nasi yang belum matang benar)

      Hapus
  6. Sosong apa bahasa indonesianya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sosong = susong = dini hari (pagi-pagi sekali)

      Hapus
  7. Bahasa Dayak nya jangan di paksakan apa pak

    BalasHapus
  8. Apa bahasa dayak "nya ambil saja saya tidak peduli"

    BalasHapus
  9. Apa bahasa dayak nya "aku ga bisa pakai bahasa sambas"

    BalasHapus
  10. Tuhan jika nanti aku jatuh pada cinta yg baik mka jatuhkan aku sejatuh-jatuhnya.
    Apa arti nya om

    BalasHapus
  11. Apa bahasa dayak nya "saya cinta tanah air" ommm.....

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"