Cara Terbukti Membuat Kebiasaan Baru Menempel (Tanpa Harus “Niat Baja”)

Gambar
  Pernah merasa semangat di awal—misalnya mau olahraga, makan lebih sehat, atau belajar rutin—tapi seminggu kemudian kembali ke pola lama? Itu wajar. Banyak orang mengira kunci kebiasaan adalah motivasi besar dan kedisiplinan keras . Padahal, menurut ilmuwan perilaku dari Stanford University, BJ Fogg , kebiasaan justru lebih mudah terbentuk jika kita memulainya dari hal yang sangat kecil , lalu “ditanam” di rutinitas harian. Gagasan ini dibahas dalam episode Life Kit dari NPR berjudul A proven method to make a habit stick (13 Januari 2026). Intinya: kalau ingin kebiasaan baru bertahan, jangan mulai dari target besar. Mulailah dari versi yang paling mudah—bahkan terlihat “sepele”. Apa Itu Kebiasaan? BJ Fogg mendefinisikan kebiasaan sebagai sesuatu yang kita lakukan otomatis , tanpa banyak berpikir atau menimbang-nimbang. Jadi, yang menentukan kebiasaan bukan seberapa sering (harian/mingguan/tahunan), tetapi seberapa “otomatis” kita melakukannya. Contohnya: Menggosok gig...

Rumah Cinta Al-Qur'an

Selesai shalat Zuhur di Masjid Tajuddin, Selat Hulu, (2 April 2017) admin mampir ke Rumah Cinta Al-Qur'an (Jl. Cilik Riwut di Gg. Seberang Jalan Mahakam). Rumah ini adalah Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPA) yang dikelola oleh Ibu Ani Muslimah beserta dengan keluarganya (4 orang). Para santrinya berjumlah sekitar 80 orang. Masing-masing anak dikenakan biaya pendidikan sebesar Rp 15.000 per orang per bulan. Mereka menjalani pendidikan Qur'an mulai dari ba'da Zuhur sampai waktu Ashar. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas