Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Masyarakat Kapuas belanja rokok Rp 461 milyar setahun



Bila sub titel bahasa Indonesia tidak muncul klik "CC" pada bilah bawah video.

Video diatas menggambarkan bahwa perokok di Indonesia akan naik dari 73 juta menjadi 97 juta orang sampai tahun 2025. Perlu kerja keras dari semua pihak untuk menahan laju perokok ini.

Angka 461 milyar diatas diambil dari perhitungan sebagai berikut:

  • Persentase penduduk Indonesia yang merokok tahun 2013 adalah 36,3%
  • Jumlah penduduk Kabupaten Kapuas tahun 2015 adalah 348.049 orang
  • Harga rokok sebungkus diambil rata-rata Rp 10.000
  • Diambil asumsi rata-rata satu orang merokok satu bungkus sehari
Jadi perhitungannya: 36,3% x 348.049 x Rp 10.000 x 365 (hari dalam setahun) - Rp 461.147.522.550.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas