The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

Sosialisasi Sistem Informasi Rawat Inap (SIRANAP)

Pada hari Rabu, 19 Juli 2017 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas diadakan kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Rawat Inap yang dibuat oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI.

Dalam tulisan di Informasi Kapuas sebelumnya yang berjudul:

RSUD Kapuas uji coba aplikasi android SIRANAP

sudah dijelaskan bahwa informasi ketersediaan tempat tidur di rumah sakit sudah bisa diakses melalui aplikasi SIRANAP. Untuk mengupayakan agar data tersebut tetap terbarui (up-to-date) maka pengelola Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS), Bapak Hipni melakukan Sosialisasi aplikasi ini kepada kepala ruangan dan admin dan meminta dukungan mereka untuk memperbarui data ketersediaan tempat tidur setiap hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas