Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Trik Setan di Media Sosial


Oleh: Khawlah bint Yahya – United Kingdom

Pelajaran 1: Jangan "posting" setiap pemikiran
Rasulullah SAW bersabda, Cukuplah seseorang itu berdosa bila menyampaikan setiap yang dia dengar (Silsilah Ash-Shahihah)

Pelajaran 2: Cek apakah hal itu benar
Hai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu dengan berita, klarifikasi dulu, jangan sampai engkau membahayakan orang lain karena tidak tahu, dan sesudahnya engkau menyesal atas apa yang kamu kerjakan (Q.S. Al Hujurat, 49: 6)

Pelajaran 3: Jagalah kesucianmu
Salman al-Farisi r.a. berkata Bila Allah menginginkan kehancuran seseorang, Dia mencabut rasa malu (dari hatinya).


Pelajaran 4: Jangan "like" seperti orang gila!
Rasulullah SAW bersabda, Kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai (H.R. Bukhari). Hati-hati dengan klik "like", terutama menyukai mereka atau orang yang terlibat dalam aktivitas yang haram.

Pelajaran 5: Tidak hanya kebaikan yang berlibat ganda.

Melalui media sosial, ucapan yang buruk, perbuatan buruk lainnya dapat di "posting" ulang dan di "tweet" ulang. Bayangkan jika anda mem-"posting" satu pernyataan "ghiba" (membicarakan keburukan orang lain) dan 1.000 orang menyukai dan membagikannya, maka dosanya pun akan berlipat ganda.

Pelajaran 6: Jangan sebarkan rahasia pernikahan.
Rasulullah SAW bersabda, Diantara orang yang paling buruk diantara manusia terhadap Allah pada Hari Kebangkitan adalah orang yang melakukan hubungan intim dengan seorang wanita, kemudian dia menyebarkan rahasia wanita tersebut (H.R. Muslim)

Pelajaran 7: Akun dihapus, catatan disimpan. 
Ingat setiap malaikat pencatat, mencatat semua yang kita kerjakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas