Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

dr. H. Ahmad Haspiani, M.MKes terpilih sebagai ketua IDI Cabang Kapuas Periode 2017-2020

dr. H. Ahmad Haspiani, M.MKes (paling kanan)
Pada hari Ahad, 29 Oktober 2017 bertempat di aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas menyelenggarakan kegiatan musyawarah cabang. Setelah laporan pertanggungjawaban dr. Safira Amira Tjandrasari, Sp.KJ sebagai ketua periode sebelumnya diterima, maka dilakukanlah penjaringan kandidat. Tiga orang kandidat terpilih yaitu: dr. H. Ahmad Haspiani, M.MKes, dr. Safira Amira Tjandrasari, Sp.KJ dan dr. Tonun Irawaty.

Pada pemungutan suara, dr. H. Ahmad Haspiani, M.MKes terpilih sebagai ketua baru Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas. Dalam sambutannya, beliau mengupayakan untuk tidak membeda-bedakan dokter yang ada di rumah sakit dan di puskesmas. Berikut sambutan beliau:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)