Cara Terbukti Membuat Kebiasaan Baru Menempel (Tanpa Harus “Niat Baja”)

Gambar
  Pernah merasa semangat di awal—misalnya mau olahraga, makan lebih sehat, atau belajar rutin—tapi seminggu kemudian kembali ke pola lama? Itu wajar. Banyak orang mengira kunci kebiasaan adalah motivasi besar dan kedisiplinan keras . Padahal, menurut ilmuwan perilaku dari Stanford University, BJ Fogg , kebiasaan justru lebih mudah terbentuk jika kita memulainya dari hal yang sangat kecil , lalu “ditanam” di rutinitas harian. Gagasan ini dibahas dalam episode Life Kit dari NPR berjudul A proven method to make a habit stick (13 Januari 2026). Intinya: kalau ingin kebiasaan baru bertahan, jangan mulai dari target besar. Mulailah dari versi yang paling mudah—bahkan terlihat “sepele”. Apa Itu Kebiasaan? BJ Fogg mendefinisikan kebiasaan sebagai sesuatu yang kita lakukan otomatis , tanpa banyak berpikir atau menimbang-nimbang. Jadi, yang menentukan kebiasaan bukan seberapa sering (harian/mingguan/tahunan), tetapi seberapa “otomatis” kita melakukannya. Contohnya: Menggosok gig...

Dua IPCN Kapuas daftar Sage International Attendee Scholarship

Beberapa bulan yang lalu, admin menerima surat dari Paul Webber (Webber Training Inc). Beliau mengabarkan tentang dibukanya beasiswa untuk mengikuti IPAC Conference di Kanada. Beasiswa tersebut adalah Sage International Attendee Scholarship.Untuk mengurus beasiswa ini petugas IPCN harus memiliki keanggotaan di HIPPII dan rekomendasi meninggalkan tugas dari instansi tempatnya bekerja. Tahun ini Alhamdulillah RSUD Kapuas bisa mengusulkan dua orang IPCN-nya untuk mendapatkan beasiswa tersebut yaitu Mariasi dan Nurdiana. Petugas dari IPAC Canada menyampaikan bahwa hasil seleksi berkas akan diumumkan pada tanggal 31 Desember 2017.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas