DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Kemah Bakti Nusantara 2017 di Ujung Pandaran

Pada hari Jum'at - Ahad, 1-3 Desember 2017 bertempat di Pantai Ujung Pandaran, Kotawaringin Timur, dilaksanakan kegiatan Kemah Bakti Nusantara (Kembara). Kegiatan ini diikuti oleh para relawan dari sebagian kabupaten di Kalimantan Tengah mulai dari Murung Raya sampai Sukamara. Dalam kegiatan ini para peserta diminta untuk melakukan perjalanan membawa peralatan masing-masing ke lokasi perkemahan yang berjarak sekitar 5-6 kilometer. Sesampainya di lokasi, para peserta diminta untuk membuat tenda masing-masing, lalu diadakanlah berbagai permainan dan pemberian materi.

Setiap waktu shalat, peserta diwajibkan untuk mengikuti shalat berjama'ah, demikian juga dengan kegiatan shalat malamnya. Yang menarik adalah kegiatan lari di pantai dilanjutkan dengan berenang di laut. Para peserta diizinkan untuk membawa berbagai bahan makanan dan alat masaknya masing-masing.

Pada hari berikutnya peserta diminta untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat agar bisa menginap di rumah mereka. Kemudian diharapkan para peserta bisa memberikan solusi terhadap masalah sederhana yang ada dilingkungan dimana dia tinggal. Ada peserta yang melakukan kerja bakti, ada peserta yang membantu advokasi warga dan lain-lain. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)