Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

2nd Annual Meeting IMANI Youth Chapter

Pada hari Sabtu-Ahad, 12-13 Mei 2018 bertempat di Hotel Victoria River View, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilaksanakan kegiatan 2nd Annual Meeting IMANI Youth Chapter atau Musyawarah Kerja Nasional ke-2 Prokami Muda. Kegiatan ini dikoordinir oleh Prokami Wilayah Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh dr. Wiwit, Sp.PD.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Prokami dr. Ahmad Zaki, M.Epid, Sp.OT. Rangkaian kegiatannya meliputi seminar, bedah buku, pertemuan Prokami Muda, pertemuan pembina prokami muda, pembahasan panduan Prokami Muda yang disusun oleh dr. Ardik, Sp.BS. Selain itu juga ada berbagi pengalaman dalam pengelolaan Prokami Muda oleh dr. Teguh, Sp.THT-KL dari Prokami Wilayah Jawa Timur.

Pada hari kedua, para peserta diajak berdarmawisata ke Pasar Terapung yang ada di Lok Baintan. Di pasar terapung tersebut para peserta membeli berbagai dagangan dari penjual seperti jeruk, nasi kuning, wadai (kue) dan lain-lain.

Setelah dari Pasar Terapung peserta diajak makin pagi di Depot Abang Amat yang terletak di tepi Sungai Martapura. Para peserta umumnya memesan Soto Banjar ditambah dengan minuman teh manis hangat. Selain itu panitia juga menyediakan kelapa muda.

Sebelum kegiatan ditutup, dilakukan pelantikan Pengurus Prokami Muda Nasion dan pembacaan ikrar dari peserta Mukernas. Direncanakan Mukernas tahun 2019 akan dilaksanakan di Surabaya dan Malang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)