The Salahuddin Generation (Serial 2) Perang Salib Pertama: Mengapa yang Runtuh Duluan Justru Kita?

Gambar
  Dalam Episode 2, Dr. Hassan Elwan mengajukan tesis yang “menyakitkan” tetapi penting: Yerusalem tidak jatuh pertama kali karena pasukan Salib lebih kuat atau lebih banyak—melainkan karena sesuatu di internal dunia Muslim sudah runtuh terlebih dahulu. Episode ini menelusuri Perang Salib Pertama dari mobilisasi Eropa, Nicaea, Dorylaeum, Antioch, Ma‘arra, hingga pembantaian Yerusalem tahun 1099—lalu menutupnya dengan pertanyaan tajam: mengapa orang-orang yang tulus terus kalah? 1) Kekuatan Paus dan mesin mobilisasi Eropa Dr. Hassan membuka dengan menjelaskan konteks Eropa abad pertengahan: meski terpecah secara politik, ada satu figur yang sangat dominan, yakni Paus —dipandang sebagai “otoritas tertinggi” yang ditaati, bahkan oleh para penguasa. Dari sinilah Perang Salib dipantik melalui seruan Paus Urban II di Clermont: gabungan retorika agama + janji keuntungan duniawi (tanah subur, harta, “milk and honey”). Intinya: mereka tidak hanya “marah”—mereka terorganisasi . 2) ...

2nd Annual Meeting IMANI Youth Chapter

Pada hari Sabtu-Ahad, 12-13 Mei 2018 bertempat di Hotel Victoria River View, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilaksanakan kegiatan 2nd Annual Meeting IMANI Youth Chapter atau Musyawarah Kerja Nasional ke-2 Prokami Muda. Kegiatan ini dikoordinir oleh Prokami Wilayah Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh dr. Wiwit, Sp.PD.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Prokami dr. Ahmad Zaki, M.Epid, Sp.OT. Rangkaian kegiatannya meliputi seminar, bedah buku, pertemuan Prokami Muda, pertemuan pembina prokami muda, pembahasan panduan Prokami Muda yang disusun oleh dr. Ardik, Sp.BS. Selain itu juga ada berbagi pengalaman dalam pengelolaan Prokami Muda oleh dr. Teguh, Sp.THT-KL dari Prokami Wilayah Jawa Timur.

Pada hari kedua, para peserta diajak berdarmawisata ke Pasar Terapung yang ada di Lok Baintan. Di pasar terapung tersebut para peserta membeli berbagai dagangan dari penjual seperti jeruk, nasi kuning, wadai (kue) dan lain-lain.

Setelah dari Pasar Terapung peserta diajak makin pagi di Depot Abang Amat yang terletak di tepi Sungai Martapura. Para peserta umumnya memesan Soto Banjar ditambah dengan minuman teh manis hangat. Selain itu panitia juga menyediakan kelapa muda.

Sebelum kegiatan ditutup, dilakukan pelantikan Pengurus Prokami Muda Nasion dan pembacaan ikrar dari peserta Mukernas. Direncanakan Mukernas tahun 2019 akan dilaksanakan di Surabaya dan Malang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas