Cara Terbukti Membuat Kebiasaan Baru Menempel (Tanpa Harus “Niat Baja”)

Gambar
  Pernah merasa semangat di awal—misalnya mau olahraga, makan lebih sehat, atau belajar rutin—tapi seminggu kemudian kembali ke pola lama? Itu wajar. Banyak orang mengira kunci kebiasaan adalah motivasi besar dan kedisiplinan keras . Padahal, menurut ilmuwan perilaku dari Stanford University, BJ Fogg , kebiasaan justru lebih mudah terbentuk jika kita memulainya dari hal yang sangat kecil , lalu “ditanam” di rutinitas harian. Gagasan ini dibahas dalam episode Life Kit dari NPR berjudul A proven method to make a habit stick (13 Januari 2026). Intinya: kalau ingin kebiasaan baru bertahan, jangan mulai dari target besar. Mulailah dari versi yang paling mudah—bahkan terlihat “sepele”. Apa Itu Kebiasaan? BJ Fogg mendefinisikan kebiasaan sebagai sesuatu yang kita lakukan otomatis , tanpa banyak berpikir atau menimbang-nimbang. Jadi, yang menentukan kebiasaan bukan seberapa sering (harian/mingguan/tahunan), tetapi seberapa “otomatis” kita melakukannya. Contohnya: Menggosok gig...

2nd Annual Meeting IMANI Youth Chapter

Pada hari Sabtu-Ahad, 12-13 Mei 2018 bertempat di Hotel Victoria River View, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilaksanakan kegiatan 2nd Annual Meeting IMANI Youth Chapter atau Musyawarah Kerja Nasional ke-2 Prokami Muda. Kegiatan ini dikoordinir oleh Prokami Wilayah Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh dr. Wiwit, Sp.PD.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Prokami dr. Ahmad Zaki, M.Epid, Sp.OT. Rangkaian kegiatannya meliputi seminar, bedah buku, pertemuan Prokami Muda, pertemuan pembina prokami muda, pembahasan panduan Prokami Muda yang disusun oleh dr. Ardik, Sp.BS. Selain itu juga ada berbagi pengalaman dalam pengelolaan Prokami Muda oleh dr. Teguh, Sp.THT-KL dari Prokami Wilayah Jawa Timur.

Pada hari kedua, para peserta diajak berdarmawisata ke Pasar Terapung yang ada di Lok Baintan. Di pasar terapung tersebut para peserta membeli berbagai dagangan dari penjual seperti jeruk, nasi kuning, wadai (kue) dan lain-lain.

Setelah dari Pasar Terapung peserta diajak makin pagi di Depot Abang Amat yang terletak di tepi Sungai Martapura. Para peserta umumnya memesan Soto Banjar ditambah dengan minuman teh manis hangat. Selain itu panitia juga menyediakan kelapa muda.

Sebelum kegiatan ditutup, dilakukan pelantikan Pengurus Prokami Muda Nasion dan pembacaan ikrar dari peserta Mukernas. Direncanakan Mukernas tahun 2019 akan dilaksanakan di Surabaya dan Malang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas