Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

2nd Annual Meeting IMANI Youth Chapter

Pada hari Sabtu-Ahad, 12-13 Mei 2018 bertempat di Hotel Victoria River View, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilaksanakan kegiatan 2nd Annual Meeting IMANI Youth Chapter atau Musyawarah Kerja Nasional ke-2 Prokami Muda. Kegiatan ini dikoordinir oleh Prokami Wilayah Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh dr. Wiwit, Sp.PD.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Prokami dr. Ahmad Zaki, M.Epid, Sp.OT. Rangkaian kegiatannya meliputi seminar, bedah buku, pertemuan Prokami Muda, pertemuan pembina prokami muda, pembahasan panduan Prokami Muda yang disusun oleh dr. Ardik, Sp.BS. Selain itu juga ada berbagi pengalaman dalam pengelolaan Prokami Muda oleh dr. Teguh, Sp.THT-KL dari Prokami Wilayah Jawa Timur.

Pada hari kedua, para peserta diajak berdarmawisata ke Pasar Terapung yang ada di Lok Baintan. Di pasar terapung tersebut para peserta membeli berbagai dagangan dari penjual seperti jeruk, nasi kuning, wadai (kue) dan lain-lain.

Setelah dari Pasar Terapung peserta diajak makin pagi di Depot Abang Amat yang terletak di tepi Sungai Martapura. Para peserta umumnya memesan Soto Banjar ditambah dengan minuman teh manis hangat. Selain itu panitia juga menyediakan kelapa muda.

Sebelum kegiatan ditutup, dilakukan pelantikan Pengurus Prokami Muda Nasion dan pembacaan ikrar dari peserta Mukernas. Direncanakan Mukernas tahun 2019 akan dilaksanakan di Surabaya dan Malang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"