Cara Terbukti Membuat Kebiasaan Baru Menempel (Tanpa Harus “Niat Baja”)

Gambar
  Pernah merasa semangat di awal—misalnya mau olahraga, makan lebih sehat, atau belajar rutin—tapi seminggu kemudian kembali ke pola lama? Itu wajar. Banyak orang mengira kunci kebiasaan adalah motivasi besar dan kedisiplinan keras . Padahal, menurut ilmuwan perilaku dari Stanford University, BJ Fogg , kebiasaan justru lebih mudah terbentuk jika kita memulainya dari hal yang sangat kecil , lalu “ditanam” di rutinitas harian. Gagasan ini dibahas dalam episode Life Kit dari NPR berjudul A proven method to make a habit stick (13 Januari 2026). Intinya: kalau ingin kebiasaan baru bertahan, jangan mulai dari target besar. Mulailah dari versi yang paling mudah—bahkan terlihat “sepele”. Apa Itu Kebiasaan? BJ Fogg mendefinisikan kebiasaan sebagai sesuatu yang kita lakukan otomatis , tanpa banyak berpikir atau menimbang-nimbang. Jadi, yang menentukan kebiasaan bukan seberapa sering (harian/mingguan/tahunan), tetapi seberapa “otomatis” kita melakukannya. Contohnya: Menggosok gig...

Jelajah Indonesia dengan jalan kaki

Tidak sengaja waktu sholat Zuhur di daerah Matraman, Martapura bertemu seseorang pria bernama Pak Mufti. Beliau penjelajah Indonesia dengan berjalan kaki, istilah zaman now back packer, beliau sudah berjalan selama 7 bulan dari Sabang-Kalimantan Selatan, rute beliau masih panjang. Target beliau 2 tahun sudah sampai Merauke. Dari Matraman, Kalsel tujuan beliau berikutnya adalah Nunukan, Kalimantan Timur. Dari Nunukan Menyeberang ke Pulau Sulawesi. 

Penulis bertanya tantangan apa yang paling berat dalam perjalanan ini? Beliau menjawab adalah menjaga waktu sholat tepat waktu, sambil beliau mengatakan bahwa kaki ciptaan Allah ini memang kuat dan teruji, beda dengan buatan manusia, sambil beliau tersenyum.

Kiriman: M. Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas