Ingin Hubungan Lebih Bermakna? Coba Lokakarya Praktis dari Pakar Stanford Ini

Gambar
Apakah Anda pernah merasa hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda terasa kurang dalam? Atau mungkin Anda rindu untuk kembali terhubung dengan teman-teman lama yang entah bagaimana perlahan menghilang dari radar? Di zaman yang serba digital ini, banyak dari kita merasakan tantangan yang sama dalam menjaga koneksi sosial yang otentik. Baru-baru ini, Stanford Lifestyle Medicine mengadakan sebuah lokakarya daring yang sangat relevan, dibawakan oleh dua pakar di bidang ilmu perilaku dan kesehatan sosial, Steven Crane, MS, dan BJ Fogg, PhD. Mereka tidak hanya membahas mengapa kita merasa semakin terisolasi, tetapi juga memberikan serangkaian kiat dan aktivitas praktis yang bisa langsung kita coba untuk memperkuat hubungan. Artikel ini merangkum wawasan dan metode-metode berharga dari lokakarya tersebut, disajikan dalam bahasa yang mudah dimengerti agar kita semua bisa mulai membangun kembali hubungan yang lebih sehat dan bermakna. Mengapa Koneksi Sosial Kita Melemah? Awal Mula dari Sebua...

Jelajah Indonesia dengan jalan kaki

Tidak sengaja waktu sholat Zuhur di daerah Matraman, Martapura bertemu seseorang pria bernama Pak Mufti. Beliau penjelajah Indonesia dengan berjalan kaki, istilah zaman now back packer, beliau sudah berjalan selama 7 bulan dari Sabang-Kalimantan Selatan, rute beliau masih panjang. Target beliau 2 tahun sudah sampai Merauke. Dari Matraman, Kalsel tujuan beliau berikutnya adalah Nunukan, Kalimantan Timur. Dari Nunukan Menyeberang ke Pulau Sulawesi. 

Penulis bertanya tantangan apa yang paling berat dalam perjalanan ini? Beliau menjawab adalah menjaga waktu sholat tepat waktu, sambil beliau mengatakan bahwa kaki ciptaan Allah ini memang kuat dan teruji, beda dengan buatan manusia, sambil beliau tersenyum.

Kiriman: M. Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas