Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Hampir disetiap handil ada yang menikah

Hari ini, Ahad, 24 Juni 2018 saat menuju ke Pulau Kupang melalui jalan darat ada hal yang menarik. Kami mencari lokasi teman yang menikah. Pada handil yang ada keramaian kami berhenti sebentar untuk melihat pengumuman disana, siapa yang menikah. Pada handil yang pertama ternyata bukan. Bapak-bapak yang kami tanya menyampaikan bahwa pada hari ini ada sekitar lima orang yang menikah.

Jadi pada handil-handil berikutnya kami melihat pengumuman dipinggir jalan, siapa yang menikah. Setelah beberapa kali berhenti, akhirnya kami sampai ke jalan yang masih berbatu, belum diaspal, ternyata inilah yang kami cari. Kami lalu masuk ke dalam gang tersebut. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)