Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Hiburan walimah di tepian Sungai Mengkatip - Talekung Punai

Bagi pasangan suami istri yang ingin memberikan nuansa Islami dalam pesta pernikahannya saat ini memiliki banyak pilihan. Mereka bisa menyetel lagu-lagu populer yang bernuansa religius. Bisa juga mengundang kelompok Habsyi untuk membawakan shalawat Nabi. Nah hal seperti inilah yang dilakukan oleh pasangan suami istri di Desa Talekung Punai, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas yang menyelenggarakan pesta pernikahan mereka pada hari Ahad, 24 Juni 2018, kemarin. Mereka mengundang kelompok rebana yang membawakan berbagai lagu yang bernuansa religi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini