Menyendiri di Akhir Hidup: Pelajaran dari Jepang dan Implikasinya untuk Kapuas

Gambar
  Pendahuluan: Saat membaca salah satu subyek email dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now yang berjudul “Dying Alone in Japan”, saya langsung membuka email tersebut dan mencari tautan untuk membaca artikelnya. Rupanya artikel ini dari The Guardian ( Life at the heart of Japan’s lonely deaths epidemic: ‘I would be lying if I said I wasn’t worried’ | Japan | The Guardian ). Sedih juga membacanya, bagaimana begitu banyak orang tua di Jepang yang meninggal dalam keadaan tidak ditemani oleh siapa pun. Bahkan ada yang tetangganya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal setelah lima bulan. Hal ini mengingatkan penulis saat tinggal di barak di Kelvin Grove Road, Brisbane, Australia. Di samping barak yang penulis tempati, ada seorang nenek. Setiap hari nenek tersebut dikunjungi oleh seorang kakek yang sering mengetuk pintu kamarnya, kemudian menanyakan bagaimana kabarnya. Setelah penulis baca-baca tentang kehidupan di Australia, ternyata kakek tersebut mel

Evaluasi pelayanan pasien JKN oleh BPJS Kesehatan

Pada hari Kamis, 5 Juli 2018 bertempat di aula Instalasi Gawat Darurat lantai 2, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan evaluasi pelayanan pasien Jaminan Kesehatan Nasional oleh BPJS Kesehatan. Dalam kesempatan tersebut pihak BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya menyampaikan evaluasi pelayanan pasien rawat jalan dan pasien rawat inap Triwulan 1 Tahun 2018.

Setelah presentasi ada pertanyaan dari pihak farmasi mengenai penanganan terhadap Program Rujuk Balik (PRB) bagi pasien diabetes. Pasien yang sudah dirujuk ke Puskesmas, kembali ke rumah sakit, padahal seharusnya mereka berobat di Puskesmas dan mendapatkan resep dari Puskesmas.

Masalah ini akan disampaikan kepada pihak terkait di kantor cabang Palangka Raya untuk dibicarakan kembali dalam pertemuan berikutnya.

Dalam pertemuan ini juga didemonstrasikan penggunaan Mobile JKN, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu lagi membawa kartu JKN-KIS-nya. Cukup menunjukkan kartu elektronik yang ditunjukkan oleh aplikasi tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan