Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Hussain RA, Muharram dan Sejarah Kita: Refleksi Tragedi Karbala

Dalam video ini Mufti Hussain Kamani bercerita tentang Hussain RA. Beliau mengawali dengan berbagai kejadian yang terjadi pada khalifah Umar, Utsman, Ali, dilanjutkan dengan Mu'awiyah. Kemudian beliau bercerita lebih rinci tentang apa yang terjadi dengan Hussain RA di Karbala.

Beliau menyimpulkan bahwa sebagai Muslim kita harus mencontoh sosok Hussain RA yang memperjuangkan apa yang dianggapnya benar dan siap menghadapi segala resikonya. Dan yang tidak kalah pentingnya kata beliau adalah dengan apa yang terjadi pada penduduk Kuffah yang merasa menyesal tidak bisa melindungi Hussain RA, kemudian mereka menyiksa diri mereka sendiri.

Sebagai Muslim, seharusnya kita menjadikan kisah Hussain RA sebagai refleksi terhadap apa yang terjadi di dunia Islam saat ini. Bagaimana sikap kita terhadap kaum Muslimin yang tertindas di berbagai belahan dunia saat ini, seperti di Syiria, Myanmar dan tempat-tempat lain. Apa yang sudah kita lakukan untuk mereka?

Jangan mentang-mentang kepemilikan terhadap keluarga Rasulullah sudah diklaim oleh kelompok tertentu, lalu kita tidak mau belajar tentang keluarga Rasulullah. Ini adalah hak kita untuk mengetahui sejarah mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)