Film Dokumenter American Doctor Rekam Perjuangan Tenaga Medis di Tengah Krisis Gaza

Gambar
INFORMASI KAPUAS – Sebuah film dokumenter baru berjudul American Doctor mengangkat perjuangan para dokter yang bekerja di tengah rusaknya layanan kesehatan dan membeludaknya jumlah pasien di Jalur Gaza. Film tersebut mengikuti perjalanan tiga dokter asal Amerika Serikat yang menjadi sukarelawan di sejumlah rumah sakit di wilayah itu. Dokumenter ini menampilkan dokter bedah ortopedi Mark Perlmutter dari Carolina Utara, dokter bedah trauma Feroze Sidhwa dari California, serta dokter instalasi gawat darurat Thaer Ahmad dari Chicago. Ahmad merupakan seorang warga Amerika keturunan Palestina. Dalam wawancara bersama program berita Democracy Now! , sutradara film American Doctor , Poh Si Teng, menjelaskan bahwa film tersebut dibuat untuk memperlihatkan dampak perang melalui sudut pandang tenaga kesehatan. Film itu juga merekam kegiatan staf medis Palestina yang tetap merawat pasien dalam keadaan serba terbatas. Menurut pejabat Palestina sebagaimana dikutip dalam program tersebut, sekitar 1...

Belajar tasawuf di Masjid Al-Amanah Palangka Raya


Pada hari Jum'at, 28 Desember 2018 setelah shalat Isya di Masjid Al-Amanah, Jalan Bukit Raya XII, Palangka Raya diselenggarakan pengajian tasawuf yang dibimbing oleh Guru Mahmud. Beliau adalah guru di Majelis Ta'lim Ubudiyah, Jalan Jati Palangka Raya. Selain itu beliau juga mengisi pengajian di Masjid Amanul Ihsan, Desa Sei Tatas, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Pengajian diawali dengan pembacaan Wirid Khushusiyyah Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani. Setelah itu sang guru diam, jama'ah pun diam. Admin bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Waktu admin membaca lembaran yang dibagikan ternyata ini adalah bagian dari "fana' dan istighraaq pada Nur Muhammad SAW" dengan jalan:

  1. Pejamkan mata, tutup mulut, tahan nafas, jangan dengarkan suara-suara, hindarkan segala urusan hidup.
  2. Keimanan, keyakinan serta segala perasaan dan pikiran bahwa dirinya adalah Nur Muhammad SAW
Setelah itu beliau menjelaskan empat hal yang bermanfaat dalam kehidupan ini dari sudut pandang sufi diantaranya tawasul, istighosah, minta syafaat kepada Nabi Muhammad SAW serta berwasilah kepada Nur Muhammad.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)