Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Persadia Cabang Kuala Kapuas menerima bantuan dari Dinas Kesehatan

Pada hari Kamis, 7 Februari 2019, Ketua Persadia Cabang Kuala Kapuas, Bapak Fauzuddin, menerima bantuan alat-alat Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dari Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Bapak Ahmad Zayad.

Bantuan ini merupakan tindak lanjut komitmen Dinas Kesehatan dalam rapat perdana Persadia tiga minggu lalu.

Insya Allah para anggota Persadia akan segera dilatih bagaimana cara menggunakan peralatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi salah satu kegiatan Prolanis JKN, sehingga bisa mendapat bantuan juga dari BPJS Kesehatan.

Foto dan berita kiriman Pak Ngatai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas