Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Jalan-jalan ke Rumah Sakit Kuala Kapuas yang dibangun oleh Basel Mission



Pada hari Jum'at, 26 April 2019, admin menyempatkan diri kembali untuk mampir ke Rumah Sakit Kuala Kapuas yang lama. Bangunan yang ada di pinggir jalan beberapa tahun yang lalu sudah tidak ada lagi. Sekarang di lokasi tersebut sudah ditumbuhi dengan padi. 

Admin menelusuri ke dalam, meliput bangunan yang tersisa, mengobrol dengan Bapak Jack Risman yang menempati bekas rumah sakit tersebut. Beliau lebih banyak tahu tentang perjalanan Basel Mission di Kapuas.

Semoga pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten memberi perhatian untuk perbaikan situs bersejarah ini. Rumah sakit ini dibangun oleh Basel Mission atas masukan dari dr. Vischer. Diresmikan pada tahun 1931.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas