Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

Selamat tinggal Google Adsense

Pada hari Kamis, 23 Mei 2019, admin memutuskan untuk tidak lagi memasang Google Adsense di blog ini. Hal ini mempertimbangkan kurang patutnya keberadaan iklan di blog yang isinya tidak terlalu banyak tulisan. Terkesan sekali bahwa iklan begitu mendominasi blog ini, mulai dari atas sampai bawah, kiri dan kanan. Padahal tulisan di satu artikel cuma sedikit saja.

Banyak masukan dari pembaca yang menyampaikan bahwa iklan yang ditampilkan kadang-kadang tidak sesuai dengan misi yang diemban dengan blog ini, misalnya ada iklan rokok, atau iklan-iklan yang menampilkan hal-hal yang kurang pantas untuk dilihat.

Sesuai dengan rencana awal, keberadaan iklan cuma dimaksudkan sebagai sambil menyelam minum air. Tapi karena manfaatnya sangat kurang dibandingkan dengan mudharatnya, maka keputusan ini harus diambil. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini