Menyendiri di Akhir Hidup: Pelajaran dari Jepang dan Implikasinya untuk Kapuas

Gambar
  Pendahuluan: Saat membaca salah satu subyek email dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now yang berjudul “Dying Alone in Japan”, saya langsung membuka email tersebut dan mencari tautan untuk membaca artikelnya. Rupanya artikel ini dari The Guardian ( Life at the heart of Japan’s lonely deaths epidemic: ‘I would be lying if I said I wasn’t worried’ | Japan | The Guardian ). Sedih juga membacanya, bagaimana begitu banyak orang tua di Jepang yang meninggal dalam keadaan tidak ditemani oleh siapa pun. Bahkan ada yang tetangganya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal setelah lima bulan. Hal ini mengingatkan penulis saat tinggal di barak di Kelvin Grove Road, Brisbane, Australia. Di samping barak yang penulis tempati, ada seorang nenek. Setiap hari nenek tersebut dikunjungi oleh seorang kakek yang sering mengetuk pintu kamarnya, kemudian menanyakan bagaimana kabarnya. Setelah penulis baca-baca tentang kehidupan di Australia, ternyata kakek tersebut mel

EKG / ECG Sensor Arduino


Teknologi itu murah dan mudah, kalau kita berkunjung ke rumah sakit di ICU kita akan melihat monitor yg menampil grafik, kita akan bertanya alat apa itu? Itu adalah alat perekam  kelistrikan jantung.

Disini saya akan share bagaimana membuat alat itu, membuat sendiri jauh lebih murah hanya bermodal 200rb anda sudah bisa selfy dengan gambaran jantung anda, sebelum ke pembuatan alat saya akan bahan dulu landasan teorinya

ECG singkatan dari Elektro Cardio Graf, dimana jantung kita menghasilkan listrik jadi listrik dari jantung kita tangkap melalui elektroda yg ditempelkan di dada



Kalau liat gambar itu ga usah bingung, itu sama  serti grafik arus bolak-balik pada listrik, kalau kebawah negatif kalau keatas positif, kalau lurus artinya listriknya mati atau 0
Langsung kita buat alatnya, sebelum membuat ada beberapa alat yg kita siapkan:

Hardware:
1.       Arduino Nano harganya 35rb
2.       ECG Module (AD8232) harga 120rb sudah lengkap kabel dan electrode
3.       Psu 5v pake charger hape dirumah

Sofware:
1.      Arduino IDE Download from (https://www.arduino.cc) gratis
Buat nulis code
2.      Processing IDE Download from (https://www.processing.org ) gratis
Buat liat grafiknya

Setelah alat dan bahan sudah siap masuk ke langkah kerja
1.      Buat rangkai seperti ini:

Koneksi  AD8232 dengan Arduino:
Arduino 3.3V --------- 3.3V pin
Arduino pin 10 -------- L0+
Arduino Pin 11 -------- L0-
Arduino Analog 1 (A1) ------- Output
Arduino Gnd ----------- Gnd

Pin untuk elektroda
AD8232 Pins :
RA - Input 1
LA - Input 2
RL - Input 3

2.       Buka Arduino IDE untuk sket download di (https://cdn.instructables.com/ORIG/F1Y/G2GD/ISCBHIRP/F1YG2GDISCBHIRP.ino)
Tinggal dikembangkan sesuai keperluan

3.       Buka Prosesing IDE dimana kita gunakan untuk melihat grafik kelistrikan jantung kita code download

Cara pasang electrode liat gambar ini

Hasilnya :
Anda bisa ber selfy dengan gambaran jantung anda setiap hari
Selanjutnya saya akan share membuat pulse oximetri atau rekam detak jantung dan kadar oxygen dalam darah.

Referensi:
https://www.instructables.com/id/ECG-Monitoring-System-by-Using-Arduino-or-AD8232/


Tulisan dan gambar dikirim oleh Bapak Mauhammad Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan