Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Pengalaman diambil swab untuk pemeriksaan COVID-19

Sebagai petugas kesehatan yang bekerja di rumah sakit dan pernah beberapa kali menangani jenazah-jenazah pasien COVID-19, admin diminta untuk diperiksa status COVID-19-nya apakah positif atau negatif.

Pada hari Rabu, 27 Mei 2020 bersama dengan petugas kesehatan yang lain, admin mengikuti pengambilan swab di Ruang Dahli, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. 
  • Kami diminta untuk mengisi formulir yang berisikan identitas
  • Kami antri untuk pemeriksaan
  • Saat nama saya dipanggil, saya masuk ruang tunggu. Di ruang tersebut saya bila melihat dari balik plastik tebal pasien lain yang sedang diambil swab-nya. Pasien tersebut diminta untuk menengadahkan kepalanya sehingga lidi swab bisa mudah masuk ke dalam hidung. Setelah memasukkan lidi swab ke lubang hidung yang satu, dimasukkan lagi ke lubang hidung yang lain. Setelah itu menggunakan lidi swab berbeda dilakukan pengambilan sampel untuk tenggorokan.
  • Ketika saya diminta masuk, saya duduk di kursi periksa dan saya langsung menengadahkan kepala ke atas sehingga mudah bagi dokternya untuk memasukkan lidinya ke dalam hidung saya. Ketika ujung lidi tersebut menyentuh bagian dalam hidung saya, kemudian diputar, "pedes" rasanya. Setelah dari satu hidung ke hidung yang lain.
  • Untuk swab tenggorokan hampir tidak terasa.
Menurut keterangan dokter yang memeriksa, reaksi masing-masing orang berbeda-beda terhadap prosedur yang dilakukan tersebut. 

Memang ketika saya menunggu diluar, teman-teman yang diperiksa, menunjukkan mimik yang berbeda-beda saat selesai diperiksa, ada yang biasa saja, ada yang batuk-batuk, ada yang berlinang air mata, ada yang pura-pura menangis biar yang lain merasa kaget.

Tadi ada anak kecil yang ikut diperiksa dan waktu ditanya kepada orang tuanya, anaknya tidak menangis waktu diperiksa. Anak tersebut dipegang dengan cara memegang anak bila akan dilakukan pemeriksaan THT (Telinga, Hidung dan Tenggorokan), cara memegang yang khusus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas