The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Dinas PU Kalteng kunjungi Pamsimas di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas





Pada hari Jum'at, 10 Juli 2020, rombongan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Tengah mengunjungi penampungan air Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas. Rombongan yang dipimpin Bapak Katibin ini ingin mengetahui pemanfaatan Pamsimas tersebut.

Bapak Giyarto, selaku Kepala Bagian Dana Usaha Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas menjelaskan bahwa Pamsimas tersebut digunakan untuk bahan baku air isi ulang yang digunakan untuk seluruh warga di pondok pesantren.

Selain ibu Bapak Giyarto mengajukan permintaan kepada Dinas PU untuk dapat membantu pembuatan sumur yang lebih besar kapasitas airnya, mengingat kebutuhan air di pondok pesantren bisa mencapai 200 meter kubik setiap hari. Air tersebut diperlukan untuk memenuhi kebutuhan 230 orang di pondok pesantren yang terdiri dari santri dan para gurunya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas