Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Himbauan UNICEF dan WHO terkait Minggu Menyusui Sedunia (1-7 Agustus 2020)

  • Melakukan investasi untuk membuat konseling menyusui yang baik tersedia untuk setiap wanita. Memastikan ketersediaan konseling menyusui yang baik memerlukan peningkatan pembiayaan untuk program menyusui dan perbaikan pengawasan dan pelaksanaan kebijakan, program dan pelayanan.
  • Melatihan petugas kesehatan, termasuk bidan dan perawat, untuk memberikan konseling menyusui yang baik kepada ibu dan keluarga.
  • Memastikan bahwa konseling tersedia sebagai bagian dari pelayanan kesehatan dan gizi yang mudah diakses
  • Bekerja sama dan berkolaborasi dengan masyarakat sipil dan asosiasi profesi kesehatan, membangun sistem kolaboraasi kuat untuk penyediaan konseling yang sesuai.
  • Melindungi petugas kesehatan dari pengaruh industri makanan bayi

Sumber: WHO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)