Postingan

Menampilkan postingan dengan label UNICEF

Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Perkembangan "Water, Sanitation and Hygiene" (WASH) di Indonesia

Gambar
  Data diatas menunjukkan bahwa: Analisis situasi, standar WASH di fasilitas pelayanan kesehatan, standar penanganan sampah fasilitas kesehatan dan perbaikan infrastruktur sudah dilakukan Penilaian atau data dasar, koordinasi dan peta jalan nasional serta pengawasan indikator WASH secara nasional sedang berjalan Perkembangan tenaga kerja dan keterlibatan masyarakat belum ada data Sumber:  Country Progress Tracker | WASH in Health Care Facilities (washinhcf.org)

Himbauan UNICEF dan WHO terkait Minggu Menyusui Sedunia (1-7 Agustus 2020)

Melakukan investasi untuk membuat konseling menyusui yang baik tersedia untuk setiap wanita. Memastikan ketersediaan konseling menyusui yang baik memerlukan peningkatan pembiayaan untuk program menyusui dan perbaikan pengawasan dan pelaksanaan kebijakan, program dan pelayanan. Melatihan petugas kesehatan, termasuk bidan dan perawat, untuk memberikan konseling menyusui yang baik kepada ibu dan keluarga. Memastikan bahwa konseling tersedia sebagai bagian dari pelayanan kesehatan dan gizi yang mudah diakses Bekerja sama dan berkolaborasi dengan masyarakat sipil dan asosiasi profesi kesehatan, membangun sistem kolaboraasi kuat untuk penyediaan konseling yang sesuai. Melindungi petugas kesehatan dari pengaruh industri makanan bayi Sumber: WHO

The Story of Ebola

Gambar
Setelah sukses dengan The Story of Cholera, Global Health Media Project bekerja sama dengan International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC), UNICEF dan Yoni Goodman membuat animasi baru yang berjudul The Story of Ebola. Animasi ini menceritakan bagaimana gejala dari Ebola dan bagaimana cara untuk menanganinya. Hanya dalam waktu 7 menit, kita bisa memiliki pemahaman yang cukup menyeluruh tentang penyakit ini.

Jadilah Champions for Children atau Pendekar Anak

Gambar
Petugas UNICEF di Bandara Soekarno Hatta Dalam rangka menggalang dana dari masyarakat pengguna kartu kredit UNICEF meluncurkan program Direct Debit Donor Programme (DDDP). Donasi ini akan digunakan untuk membiayai program-program UNICEF di Indonesia yaitu melindungi anak-anak mulai dari kehamilan sampai dengan mereka berusia 18 tahun. Adapun fokus kegiatannya adalah: Kelangsungan hidup dan perkembangan anak-anak Pendidikan dan kesetaraan jender HIV/AIDS dan anak-anak Perlindungan anak Kebijakan, pendampingan dan kemitraan untuk hak-hak anak Program penjaringan donatur ini dilakukan secara tatap muka. Jadi bila anda menggunakan bandara-bandara besar seperti Soekarno Hatta, maka anda akan menemukan petugas dari UNICEF yang menawarkan program ini kepada anda.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas