Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Jadilah Champions for Children atau Pendekar Anak

Petugas UNICEF di Bandara Soekarno Hatta
Dalam rangka menggalang dana dari masyarakat pengguna kartu kredit UNICEF meluncurkan program Direct Debit Donor Programme (DDDP). Donasi ini akan digunakan untuk membiayai program-program UNICEF di Indonesia yaitu melindungi anak-anak mulai dari kehamilan sampai dengan mereka berusia 18 tahun. Adapun fokus kegiatannya adalah:

  • Kelangsungan hidup dan perkembangan anak-anak
  • Pendidikan dan kesetaraan jender
  • HIV/AIDS dan anak-anak
  • Perlindungan anak
  • Kebijakan, pendampingan dan kemitraan untuk hak-hak anak
Program penjaringan donatur ini dilakukan secara tatap muka. Jadi bila anda menggunakan bandara-bandara besar seperti Soekarno Hatta, maka anda akan menemukan petugas dari UNICEF yang menawarkan program ini kepada anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"