Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Tafsir Qur'an melalui astronomi


Video diatas menjelaskan bahwa sampai saat ini belum bisa dibuktikan bahwa ada kehidupan seperti manusia di luar angkasa.

Berbagai upaya sudah dilakukan oleh manusia untuk mencari tahu kemungkinan adanya makhluk cerdas di luar angkasa. Namun berbagai upaya tersebut masih menemui jalan buntu. Karena sampai sekarang mereka masih belum bisa menemukan bukti keberadaan makhluk cerdas tersebut.

Kenyataan ini membuat apa yang disampaikan oleh Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 29:

Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. 

Sampai sekarang para ahli astronomi masih belum bisa menemukan planet yang memiliki karakteristik seperti bumi yang memungkinkan kehidupan untuk berlangsung diatasnya.


Video diatas merujuk pada buku "Rare Earth: Why Complex Life is Uncommon in the Universe". Ketika saya baca buku ini, makin jelas bahwa bumi ini memang diperuntukkan bagi manusia. Kita harusnya merasa bangga karena kemuliaan yang Allah berikan kepada manusia sebagaimana firman-Nya:

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (Q.S. Al-Isra, 17: 70)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)