Ketika Membaca Al-Qur’an, Pertanyaan Terpenting Adalah: Apakah Saya Juga Melakukannya?

Gambar
  Ada ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca sebagai kisah masa lalu. Kita merasa sedang membaca sejarah tentang orang-orang terdahulu: Fir‘aun, Qarun, kaum ‘Ad, kaum Tsamud, atau Bani Israil. Tetapi semakin kita merenung, semakin terasa bahwa Al-Qur’an tidak hanya sedang mengajak kita menengok masa lalu. Al-Qur’an sedang menghadapkan cermin ke wajah kita sendiri. Salah satu ayat yang sangat kuat untuk direnungkan adalah firman Allah dalam Surah Al-Qashash ayat 4: “Sungguh, Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Ia menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sungguh, ia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini menceritakan kekejaman Fir‘aun terhadap Bani Israil. Tetapi bila kita berhenti hanya pada sejarahnya, kita mungkin kehilangan pesan terdalamnya. Sebab Al-Qur’an tidak hanya memperkenalkan nama Fir‘aun sebagai tokoh masa lalu, tetapi juga me...

Lagu "Badengkoi" sudah mendunia

Lagu Badengkoi diciptakan oleh Abdullah (Amang Adul) dan Hadi Santoso (Ulau) dalam bahasa Banjar. Kemudian diubah ke dalam bahasa Dayak oleh Harianson. Ini hasil wawancara yang dilakukan oleh Kapuas Digest TV. VCD yang memuat lagu ini diproduksi sebanyak 5.000 keping pada tahun 2006. Menariknya, beberapa koleksi VCD tersebut sekarang berada di:

Catalog dari Cornel University Library diatas juga mencantumkan orang-orang yang terlibat dalam pembuatan album musik tersebut yaitu:
  • Juru kamera: Boy
  • Editor video: Denny A., Hipni
  • Editor suara: Adul, Ulau, Harianson
  • Penyanyi: Burhanudin Ali, Ruslian Burhanudin Ali, Helen Fristie, Renot W.S.
Berikut "Timeline" Badengkoi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)