The Salahuddin Generation (Ep. 11): Salahuddin’s Legacy — Warisan Terbesar Bukan Tahta, Bukan Kota, Bahkan Bukan Yerusalem

Gambar
Ia mengalahkan para raja. Ia membebaskan Yerusalem. Ia mematahkan Perang Salib Ketiga. Tetapi pada akhirnya—apa yang paling ia takutkan? Apa yang paling ia rindukan? Dan apa yang paling ia titipkan? Episode penutup ini menjawab dengan kalimat yang menohok: yang paling besar dalam pandangan Salahuddin bukanlah kota, bukan kejayaan, bahkan bukan Yerusalem sebagai “trofi” sejarah. Yang paling besar adalah Allah , dan segala yang selain-Nya hanyalah jalan. 1) Mars Terakhir Menuju Yerusalem: “Tidak Ada Lagi yang Datang Menolong” Setelah bertahun-tahun perang, pasukan Frank akhirnya mencoba mengambil “hadiah utama”: Yerusalem . Salahuddin tahu, ini bukan sekadar pertempuran biasa. Maka ia mengumpulkan tentara dan berkata tegas: kalian adalah tentara Islam hari ini, darah, harta, dan keluarga kaum Muslim bergantung pada kalian, tidak ada Muslim lain yang akan datang menolong, ini amanah yang Allah letakkan di pundak kalian. Pidato ini bukan untuk membakar emosi semata, t...

Koordinasi PPIH Kloter dan Non Kloter dengan Pengelola Haji Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas




Pada hari Senin, 19 Oktober 2020 bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dilaksanakan pertemuan antara PPIH Kloter dan Non Kloter dengan Pengelola Haji Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. 

Saat ini petugas PPIH mendapatkan tugas mengisi survey bagi calon jamaah haji. Survey akan dikembalikan ke Pusat Kesehatan Haji melalui Dinas Kesehatan Kabupaten. 

Foto dan berita dikirimkan oleh Bapak M. Hipni

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas