Cara Terbukti Membuat Kebiasaan Baru Menempel (Tanpa Harus “Niat Baja”)

Gambar
  Pernah merasa semangat di awal—misalnya mau olahraga, makan lebih sehat, atau belajar rutin—tapi seminggu kemudian kembali ke pola lama? Itu wajar. Banyak orang mengira kunci kebiasaan adalah motivasi besar dan kedisiplinan keras . Padahal, menurut ilmuwan perilaku dari Stanford University, BJ Fogg , kebiasaan justru lebih mudah terbentuk jika kita memulainya dari hal yang sangat kecil , lalu “ditanam” di rutinitas harian. Gagasan ini dibahas dalam episode Life Kit dari NPR berjudul A proven method to make a habit stick (13 Januari 2026). Intinya: kalau ingin kebiasaan baru bertahan, jangan mulai dari target besar. Mulailah dari versi yang paling mudah—bahkan terlihat “sepele”. Apa Itu Kebiasaan? BJ Fogg mendefinisikan kebiasaan sebagai sesuatu yang kita lakukan otomatis , tanpa banyak berpikir atau menimbang-nimbang. Jadi, yang menentukan kebiasaan bukan seberapa sering (harian/mingguan/tahunan), tetapi seberapa “otomatis” kita melakukannya. Contohnya: Menggosok gig...

Kunjungan ke Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan

 



Pada hari Kamis, 15 Oktober 2020, rombongan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengunjungi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pada kunjungan ini Bapak M. Hipni menyempatkan diri berkunjung ke Pusdatin (Pusat Data dan Informasi). Beliau bertemu programer Pusdatin Pak Zain. Beliau menunjukkan beberapa aplikasi di Pusdatin yang merupakan seluruh data-data kesehatan. Pada kesempatan ini kami saling berbagi pengalaman dalam membangun aplikasi. 

Foto dan berita dikirimkan oleh Bapak M. Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas