Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Wikipedia masih didominasi dengan isi yang pro Israel

 

https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Special:Search&search=list+of+israeli+rocket+attacks+on+palestine+on+2021&fulltext=1&ns0=1

Pada hari Sabtu, 15 Mei 2021 saat mencari di Google tentang "hamas rockets 2021", saya melihat hasil pencarian sebagai berikut:


Ketika saya klik judul "List of Palestinian rocket attacks on Israel in 2021 - Wikipedia", muncul halaman berikut:


Luar biasa isinya, detil sekali menyangkut roket yang ditembakkan ke Israel, berikut tahun, grup yang bertanggung jawab, jenis roket, kota di Israel yang terkena, dan respon dari Israel.

Kemudian saya penasaran dengan apa yang terjadi sebaliknya yaitu bagaimana dengan roket yang diluncurkan oleh Israel untuk menghantam Palestina (Gaza). Saya gunakan kata kunci "list of israeli rocket attacks on palestine on 2021" dan hasilnya adalah sebagaimana gambar yang paling atas. Tidak ada artikel yang menulis masalah sebaliknya.

Itulah sebabnya situs The Electronic Intifada menulis sebuah artikel pada tanggal 21 April 2008 dengan judul "EI exclusive: a pro-Israel's group plan to rewrite history in Wikipedia"


Jadi kalau membaca Wikipedia, kita juga harus berhati-hati untuk jangan segera mengambil kesimpulan, karena kita harus mencari berita yang berimbang dari kedua belah pihak dan menimbang-nimbang informasi tersebut.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"