Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Setengah jalan menuju 1000 orang @knowyourlemons

 


Setelah mengajar belasan kelas, akhirnya lebih dari 500 orang sudah mendapatkan informasi terkait deteksi dini kanker payudara menggunakan metode "Know Your Lemons". 

Sejak kegiatan penyuluhan di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas pada hari Sabtu, 9 Oktober 2021, sudah mulai digunakan kartu pos yang berisi 12 tanda / gejala kanker payudara dalam bahasa Indonesia.

Pencapaian diatas sangat terbantu dengan adanya kegiatan pembentukan Dharma Wanita Persatuan di seluruh kecamatan di Kabupaten Kapuas dimana saya memberi penyuluhan di dalamnya terkait deteksi dini kanker payudara.

Diharapkan ke depan, berbagai kegiatan yasinan, siswi sekolah menengah tingkat atas serta karyawati perusahaan dapat dijangkau.

@knowyourlemons

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas