Cerita dibalik "charger laptop"

Gambar
  Saat layar laptop saya mati, saya kaget. Layar ini sudah disetel untuk tetap menyala saat terhubung dengan listrik. Waktu saya lihat indikator "power", ternyata yang berfungsi adalah baterai. Saya mengutak-atik kabel charger ini, kalau pada posisi tertentu dia akan menyala. Ternyata setelah dicoba dengan berbagai arah, tetap saja listriknya tidak terhubung. Saya langsung mengambil kesimpulan bahwa kabel ini bermasalah. Saya langsung membuka "Tokopedia" kemudian mencari kabel charger dengan spesifikasi yang sama. Setelah menemukan barang yang saya perlukan, lalu saya pesan. Setelah selesai memesan kabel charger laptop di Tokopedia, secara tidak sengaja saya melihat colokan perpanjangan kabel yang digunakan oleh charger laptop tersebut. Ternyata kabel perpanjangan tersebut belum dicolokkan ke tempatnya. Pantas saja tidak ada listriknya. Jadi kadang-kadang masalah itu sangat sederhana sekali solusinya. Terkadang sebelum melihat masalah secara utuh, kita sudah mengamb

Berani mencoba juga memiliki risiko



Pengalaman coba-coba pertama yang berbiaya mahal adalah ketika sedang mengeksplorasi situs :

Healthcare Information and Management Systems Society | HIMSS

Waktu itu saya tertarik dengan salah satu kursus yang disediakan oleh situs ini terkait dengan kesehatan digital. Waktu itu saya coba-coba untuk melihat kursusnya dan berusaha untuk mengetahui lebih jauh. Entah karena tidak mengerti maksud proses pembayaran, pada akhirnya rupanya saya kena charge beberapa juta rupiah untuk mengikuti kursus tersebut. 

Saya berusaha mengikuti kursus tersebut, namun karena modulnya cukup banyak. Saya tidak berhasil menyelesaikannya dalam waktu yang disediakan. Padahal maksudnya cuma untuk lihat-lihat saja.

Pengalaman kedua yang berbiaya mahal adalah ketika mencoba machine learning menggunakan Azure.

Cloud Computing Services | Microsoft Azure

Maksudnya cuma mencoba saja, kemudian cancel. Rupanya saya lupa untuk meng-cancel langganan yang ada di Azure tersebut, akhirnya tagihannya membengkak. Saya kaget ketika petugas dari kartu kredit menawarkan cicilan dengan bunga 0% untuk tagihan tersebut.

Pada awalnya saya bingung, akun Azure mana yang menimbulkan biaya sebesar itu. Setelah saya buka beberapa akun azure yang saya miliki, ternyata memang benar ada satu akun yang nilainya sebagaimana yang disampaikan oleh petugas kartu kredit tersebut. Saya langsung meng-cancel langganan saya di Azure tersebut dengan alasan: "Too expensive".

Namun itulah harga yang harus dibayar untuk suatu proses pembelajaran. Dengan keinginan tahu yang sangat besar terhadap hal-hal yang bersifat digital sudah membawa saya mengenali banyak hal yang mungkin bagi orang awam sesuatu yang asing.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

3 Penyebab Isra' Mi'raj