Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Meng-hijau-kan Ramadan Kita - ISNA

 

Islamic Society of North America (ISNA) mengusulkan hal-hal berikut ini untuk mewujudkan Ramadhan yang ramah lingkungan:

  • Mengurangi sampah makanan dan makan secara berlebih-lebihan
  • Mendaur ulang barang-barang, terutama botol plastik air.
  • Membawa botol air yang dapat digunakan ulang saat buka puasa bersama dan tarawih, karena 80% botol plastik tidak di daur ulang.
  • Ganti bola lampu dengan bola lampu LED yang hemat energi
  • Beli produk-produk "fair-trade"
  • Minta kepada khatib Anda untuk memberikan khutbah tentang pesan Qur'an untuk menjaga dan melindungi lingkungan.
Sumber: Islamic Horizons March/April 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas