The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Alchemiya - alternatif Islami untuk menonton film

 


Saat membaca email dari Islamicity, ada tautan untuk menonton film-film Islami di sana yaitu:

Alchemiya

Platform ini menyediakan film-film yang menarik. Namun sayangnya ketika mencoba untuk memutar salah satu film yang ada di dalamnya, film tersebut tidak bisa diputar.

Saya langsung menduga bahwa film ini kemungkinan di taruh di Vimeo, sehingga tidak bisa diakses dari Indonesia. Saya langsung mengaktifkan jaringan VPN yang saya miliki yaitu Cisco AnyConnect Secure Mobility Client. Setelah VPN tersebut aktif, saya dapat menyaksikan film tersebut.

Untuk langganannya $30 setahun atau $6 per bulan, kurang lebih sama dengan jaringan film lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas