Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Alchemiya - alternatif Islami untuk menonton film

 


Saat membaca email dari Islamicity, ada tautan untuk menonton film-film Islami di sana yaitu:

Alchemiya

Platform ini menyediakan film-film yang menarik. Namun sayangnya ketika mencoba untuk memutar salah satu film yang ada di dalamnya, film tersebut tidak bisa diputar.

Saya langsung menduga bahwa film ini kemungkinan di taruh di Vimeo, sehingga tidak bisa diakses dari Indonesia. Saya langsung mengaktifkan jaringan VPN yang saya miliki yaitu Cisco AnyConnect Secure Mobility Client. Setelah VPN tersebut aktif, saya dapat menyaksikan film tersebut.

Untuk langganannya $30 setahun atau $6 per bulan, kurang lebih sama dengan jaringan film lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"