Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Pandangan dosen The Austin School terhadap Khalid bin Walid

 

Saat membuka YouTube, salah satu video yang direkomendasikan adalah video diatas. Video ini berisi kuliah yang disampaikan oleh Dr. Roy Casagranda. Beliau tidak langsung memulai dengan kisah Khalid bin Walid, tapi menceritakan dulu sejarah sebelumnya. Dengan memahami konteks tersebut, maka makin mudah memahami apa yang terjadi di masa Khalid bin Walid.

Kisah tentang Khalid bin Walid sudah sering saya baca dalam berbagai buku sejarah dan buku tentang Khalid bin Walid sendiri. Tapi belum pernah saya mendengar atau membaca cerita tentang perang yang dilakukan oleh Khalid dengan sangat detil seperti yang beliau sampaikan.

Detil-detil saat peperangan yang berupa taktik yang dijalankan oleh Khalid bin Walid membuat kuliah ini sangat menarik dari awal sampai akhirnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)