Perluas Jangkauan Layanan, Maxim Hadir Di Selat Kalimantan Tengah - Press Release

Gambar
    Sebagai salah satu penyedia layanan transportasi online terbesar di Indonesia, Maxim berupaya untuk menjangkau lebih banyak kota di seluruh Indonesia. Maxim memperkuat eksistensinya di Provinsi Kalimantan Tengah dengan memperluas jangkauan layanan di wilayah Selat. Perkembangan teknologi hadir untuk memberikan akses bagi masyarakat agar dapat menikmati kemudahan yang ditawarkan. Maka dari itu, Maxim sebagai aplikator hadir menyapa masyarakat di wilayah Selat dengan berbagai macam layanan terbaik. Masyarakat Selat dapat menikmati berbagai macam layanan berkualitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Layanan Maxim yang sudah tersedia di wilayah Selat antara lain; layanan transportasi (Bike, Car, Car L untuk layanan mobil dengan kapasitas 6 penumpang), layanan pengiriman (Bike Delivery dan Car Delivery), serta layanan pesan antar (Food&Shop). Layanan pertama yang beroperasi di wilayah Selat adalah Maxim Food&Shop dengan biaya pengiriman sebesar Rp 5.000. Kedepannya, Maxim

Ditinjau dari sudut pandang rokok, Kapuas belum pantas menjadi Kota Layak Anak

 

Iklan rokok di Simpang Camuh

Indikator 17 - Kota Layak Anak

Pertanyaan 1:

Apabila sudah memiliki peraturan/kebijakan tntang Kawasan Tanpa Rokok; Apakah sudah disosialisasikan kepada masyarakat? (Lampirkan dokumen pendukung)

Jawaban 1:

Sudah disosialisasikan kepada masyarakat tapi:

  1. Belum semua kawasan tanpa rokok dipasang tanda bahwa kawasan tersebut adalah kawasan tanpa rokok
  2. Belum semua kawasan tanpa rokok dipasang papan petunjuk yang berisi penjelasan tentang Peraturan dan definisi kawasan tanpa rokok
  3. Belum bekerja sama dengan media massa daerah untuk memberitakan secara berkala tentang peraturan KTR
Pertanyaan 2:
Apakah dalam peraturan Kawasan Tanpa Rokok ada pasal yang mengatur tentang sanksi yang diberikan bagi pihak yang melanggar peraturan? 

Jawaban 2:
Dalam Perda KTR Kabupaten Kapuas sudah ada sanksi. Satuan polisi pamong praja sudah memperingatkan masyarakat yang merokok di Kawasan Tanpa Rokok agar tidak merokok. Selain itu di rumah sakit pernah diselenggarakan Pengadilan Tindak Pidana Ringan bagi pelanggar peraturan Kawasan Tanpa Rokok di rumah sakit.

Pertanyaan 3: 
Apakah tersedia penerapan dan cakupan Kawasan Tanpa Rokok di fasilitas kesehatan?

Jawaban 3:
Belum ada data secara rinci tentang penerapan Kawasan Tanpa Rokok di fasilitas kesehatan yang dipublikasikan.

Pertanyaan 4:
Apakah tersedia penerapan dan cakupan Kawasan Tanpa Rokok di fasilitas pendidikan termasuk pelarangan IPS di lingkungan sekitar fasilitas Pendidikan (sekolah dan madrasah)?

Jawaban 4:
Belum ada data resmi yang dipublikasi terkait cakupan KTR di fasilitas pendidikan. Saat ini masih banyak warung-warung yang ada di sekitar sekolah yang memasang iklan rokok.

Pertanyaan 5:
Berapa persentase penyediaan Kawasan Tanpa Rokok di fasilitas tempat umum (seperti Ruang Bermain Anak, tempat rekreasi, tempat ibadah, Pelabuhan, Terminal, Stasiun, Bandara, Mall, toilet umum, tempat parkir umum, transportasi publik, halte, hotel, aula, dsb)?

Jawaban 5:
Belum ada data resmi terkait persentasi penyediaan KTR di fasilitas umum.

Pertanyaan 6:
Apakah ada lembaga pengawas kawasan tanpa rokok?

Jawaban 6: 
Tidak

Pertanyaan 7:
Apakah Pemerintah Daerah masih menerima pemasangan iklan, promosi dan sponsor rokok?

Jawaban 7:
Ya. Hal ini dapat dilihat masih banyaknya iklan rokok berubah billboard atau baliho (foto diatas)

Iklan rokok berjejer di Jalan Seroja



Pertanyaan 8:
Apakah Pemerintah Daerah bekerjasama dengan perusahaan rokok dalam bentuk sponsor atau CSR?

Pertanyaan 8:
Tidak

Pertanyaan 9:
Apakah ada peraturan atau kebijakan tentang pelarangan iklan, promosi dan sponsor rokok?

Jawaban 9:
Tidak

Pertanyaan 10:
Seberapa luas cakupan pelarangan iklan, promosi dan sponsor rokok?

Jawaban 10:
Belum ada pelarangan iklan, promosi dan sponsor rokok.

Pertanyaan 11:
Apakah ada event anak/remaja (misalnya musik, olahraga, seni, kegiatan komunitas dan sebagainya baik online maupun offline, yang disponsori oleh perusahaan rokok dalam satu tahun terakhir?

Jawaban 11:
Tidak ada

Pertanyaan 12:
Apakah ada kemitraan antar Perangkat Daerah (PD) dalam pengelolaan Kawasan Tanpa Rokok dan pengawasan iklan, promosi dan sponsor rokok?

Jawaban 12:
Sudah ada kerjasama antara Satpol PP (melakukan razia), Rumah Sakit Umum Daerah (menerapkan KTR) dan Dinas Kesehatan (membiayai razia dan pengadilan tindak pidana ringan).

Pertanyaan 13:
Apakah ada program inovasi pengelolaan Kawasan Tanpa Rokok dan pengawasan iklan, promosi dan sponsor rokok?

Jawaban 13:
Tidak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

3 Penyebab Isra' Mi'raj