Hubungan Kuat Bukan Soal Menghindari Konflik, Tapi Cara Memperbaikinya

Gambar
  Kapuas.info - Banyak orang berpikir bahwa hubungan yang baik adalah hubungan tanpa konflik. Namun penelitian psikolog terkenal John Gottman menunjukkan hal sebaliknya. Selama bertahun-tahun, Gottman mengundang pasangan-pasangan ke laboratoriumnya di University of Washington. Ia meminta mereka membicarakan masalah nyata yang sedang mereka hadapi. Sementara itu, timnya memantau ekspresi wajah, nada bicara, detak jantung, dan tingkat stres mereka. Hasilnya mengejutkan. Ternyata konflik itu sendiri bukan penyebab hubungan gagal. Semua pasangan pasti bertengkar. Yang membedakan hubungan yang bertahan dan yang gagal adalah kemampuan untuk memperbaiki situasi dengan cepat . Perbaikan ini bisa sangat sederhana: nada bicara yang lebih lembut, sedikit humor, atau pengakuan seperti "Maaf, tadi kata-kataku terlalu keras." Pelajaran untuk Kehidupan Sehari-hari Pola ini tidak hanya berlaku untuk pasangan suami-istri, tapi juga untuk hubungan kerja dan persahabatan. Saat mulai bek...

Pengaruh industri rokok sangat besar dalam pengambilan keputusan tentang rokok di Indonesia

 

Saat membaca Tobacco Industry Inteference Index yang dikeluarkan oleh Southeast Asia Tobacco Control Alliance, sedih rasanya. Karena Indonesia berada pada peringkat 83. Hanya satu peringkat dibawah Jepang untuk negara-negara Asia. 

Bila melihat pada Transformasi Kesehatan yang dicanangkan oleh Menteri Kesehatan, sebagian besar orientasinya adalah pada penyediaan infrastruktur dan sumber daya manusia. Jarang yang bercerita tentang pencapaian program yang memerlukan kerjasama dengan pihak-pihak di luar kesehatan.

Ketika negara belum bisa diharapkan untuk melakukan perubahan, maka "civil society" perlu melakukan gerakan yang lebih masif untuk membuat perubahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas