Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Nasib Tempat Pembuangan Sampah Sementara

 


Foto diatas diambil pada tanggal 3 Agustus 2022
Meskipun sudah ada pengumuman bahwa tempat sampah sementara (TPS) ini ditutup, masyarakat masih membuang sampah di tempat ini. Nampaknya sampahnya tidak diangkut oleh petugas pengangkut sampah untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa TPS ini ditutup. Namun akibatnya sangat mengganggu, sampah bertebaran keluar dari TPS.

Foto diatas diambil pada tanggal 5 Agustus 2022

Karena tidak berhasil menghalangi masyarakat untuk tidak membuang sampah lagi di tempat ini, akhirnya tempat sampahnya ditutup. Namun masih ada saja masyarakat yang membuang sampah di depan pagar yang menutupi tempat ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"