Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Bagaimana pemimpin menginspirasi tindakan - The Golden Circle

 



Ceramah ini sangat menginspirasi. Bagaimana orang membeli sesuatu bukan karena apa yang mereka jual (WHAT), bukan karena bagaimana mereka menjualnya (HOW), tapi mereka membeli apa yang diyakini oleh penjual (WHY).

Beliau mencontohkan bagaimana orang membeli Apel karena mereka percaya dengan apa yang membuat Apel membuat produk mereka berbeda.

Beliau juga mencontohkan bagaimana Wright brothers sukses meskipun mereka tidak punya sarana untuk sukses secara materi. Mereka punya mimpi besar untuk memperbaiki dunia transportasi.

Beliau juga mencontohkan bagaimana 200.000 orang berkumpul untuk mendengarkan ceramah Martin Luther King. Mereka percaya dengan apa yang dia percaya (I have a dream). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas