BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Kapuas kembali meriahkan "Digital Health Week Tahun 2022"

 




Pada hari Kamis, 13 Oktober 2022 bertempat di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kapuas dilaksanakan kegiatan hybrid dalam rangka memeriahkan "Digital Health Week 2022" dengan tema: Implementation of electronic medical record to support Indonesian smart cities". Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama antara instalasi rekam medik rumah sakit, bagian IT rumah sakit dan Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas.

Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah:
  • Setiaji (Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)
  • Windiarto (Pengembang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit KHANZA)
  • Rony Teguh (Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Palangka Raya)
  • Nurdiana (Kepala Seksi Rekam Medik RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas)
  • Antasena Davirga (Kepala Kantor Telkom Kuala Kapuas dan Pulang Pisau)
Setelah paparan dari kelima narasumber diatas, dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Bapak Riduanto, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas.

Komentar

  1. Kalo Lawang Sekepeng adalah pintu gerbang/gapura dari pelepah kelapa yang dirintangi dengan benang Di halaman rumah mempelai perempuan

    dibuat semacam pintu gerbang/gapura dari pelepah kelapa yang dirintangi dengan benang yang berada dihalaman rumah mempelai perempuan.

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)