Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Cara puasa menyehatkan tubuh manusia - ChatGPT

 

Pertanyaan:

Bagaimana puasa dapat menyehatkan tubuh manusia

Jawaban:

Puasa dapat menyehatkan tubuh manusia dengan beberapa cara, di antaranya:

  1. Membersihkan tubuh dari toksin: Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan atau minuman selama beberapa jam, sehingga memberikan kesempatan bagi tubuh untuk membersihkan diri dari toksin dan zat-zat kimia yang terakumulasi di dalam tubuh.

  2. Menurunkan berat badan: Puasa merupakan cara yang efektif untuk menurunkan berat badan. Selama berpuasa, tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi, sehingga membakar lemak dan membantu menurunkan berat badan.

  3. Meningkatkan fungsi otak: Puasa telah terbukti dapat meningkatkan fungsi otak dan meningkatkan kemampuan kognitif. Hal ini terjadi karena puasa meningkatkan produksi hormon brain-derived neurotrophic factor (BDNF) yang berfungsi merangsang pertumbuhan sel-sel saraf di otak.

  4. Meningkatkan sensitivitas insulin: Puasa juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada tubuh, sehingga membantu mengontrol kadar gula darah dan mencegah terjadinya diabetes tipe 2.

  5. Menurunkan risiko penyakit jantung: Puasa dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol dan trigliserida, serta mengurangi peradangan pada tubuh.

Namun, penting untuk diingat bahwa puasa yang sehat adalah puasa yang dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai dengan aturan agama, serta dilakukan dengan perencanaan yang baik agar tubuh tidak kekurangan nutrisi yang penting. Oleh karena itu, sebelum memulai puasa, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas