Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Kunjungan ke Digital Ward - Queensland Digital Academy - Australia Award Indonesia

Perawat menjelaskan proses transfer data dari peralatan medis ke rekam medik elektronik (With courtesy from Queensland Digital Academy, Metro North Health Service)

Pada hari Senin, 28 November 2022 para peserta kursus singkat Digital Technologies for the Healthcare Sector (including Telehealth) yang diselenggarakan oleh University of Queensland dengan dana dari Australia Award Indonesia, mengunjungi Digital Ward - Queensland Digital Academy, Metro North Health Service, yang ada di komplek Royal Brisbane Women Hospital (RBWH), Brisbane, Australia.

Kunjungan ini didampingi oleh Clair Sullivan, direktur Queensland Digital Health Centre (QDHeC) di University of Queensland. Dalam kunjungan tersebut beliau menjelaskan bagaimana saat ini teknologi yang dimiliki oleh RBWH, sebagiannya sudah terintegrasi dengan rekam medik elektronik.

Seorang perawat memperagakan kepada kami bagaimana peralatan medis yang ada di sekitar pasien dapat mengirimkan hasil pemeriksaan yang mereka lakukan dapat dikirimkan ke rekam medik elektronik, sehingga para perawat tidak perlu lagi repot-repot mengetikkan hasil pemeriksaan fisik pasien ke dalam rekam medik elektronik.

Ini adalah salah satu impian dari petugas kesehatan dengan kemudahan yang diberikan oleh teknologi dalam pekerjaan mereka. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, teknologi seperti ini sudah tersedia di Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas