Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Nonton televisi berpengaruh pada peningkatan risiko penyakit Alzheimer dan demensia

 


Semakin banyak waktu yang kita gunakan untuk duduk dan menonton televisi maka semakin besar risiko gangguan kognitif dan demensia dibandingkan dengan orang yang kurang menggunakan waktunya untuk duduk.

Para peneliti menemukan bahwa setiap satu jam menonton televisi bagi orang lanjut usia meningkatkan risiko penyakit Alzheimer sebanyak 1,3 kali. 

Penelitian lain menemukan bahwa lebih banyak menonton televisi berhubungan dengan memburuknya fungsi kognitif. Lebih penting lagi, waktu menonton televisi berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif lima tahun kemudian. 


Sumber:

Does less TV time lower your risk for dementia? - Harvard Health

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)