Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

Tausiyah Jum'at - HIJRAH - oleh Ustadz Kaspul


 


Kegiatan tausiyah ini dilaksanakan oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kapuas pada hari Jum'at, 4 Agustus 2023 di Masjid Al-Ittihad, Kantor Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Adab memasuki masjid:

  1. Masuk dengan kaki kanan
  2. Membaca do'a - Allahummaftahli abwaaba rahmatik
  3. Berniat i'tikaf
  4. Melaksanakan shalat tahiyatul masjid. Sebagian ulama memberikan solusi bila lupa menunaikan shalat tahiyatul masjid dengan membaca subhanallah, walhamdulillah wala haula wala quwwata illa billahi 'aliyyil adhim sebanyak 4 kali
Rasulullah hijrah dari Mekah ke Madinah. Niat hijrah macam-macam:
1) menghindari siksaan
2) berdagang
3) ingin mencari pasangan hidup

Menyikapi hal diatas, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ أَبِي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: "إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ"

Dari Amirul Mukminin, Abu Hafs Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu, dia berkata, "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya, dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya untuk dunia yang ia raih atau wanita yang ia nikahi, maka hijrahnya kepada apa yang ia hijrahkan kepadanya.'"

Hijrah menjadi awal dari penanggalan Hijriah.

Mereka yang menyantuni anak yatim akan seperti jarak antara jari telunjuk dan jari tengah.

Dalam kehidupan, diharapkan kita bisa menumbuhkan rasa kasih sayang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas